Sejauh Pengetahuan Saya setelah beberapa waktu yang lalu mengikuti Sosilalisasi dalam Temu Pelanggan dengan PLN.

Tarif Dasar Listrik 2010 sudah berlaku untuk rekening bulan Juli 2010 yang di tagihkan pada bulan Agustus 2010. Kendati demikian sosialisasi cara perhitungan baru sesuai dengan TDL 2010 ini belum sepenuhnya tersosialisasi kepada seluruh pelanggan khususnya pelanggan Rumah Tangga dengan Kode Tarif R1, R2 dan R3 mengapa demikian ? sebenarnya PLN sendiri sudah melakukan sosialisasi dengan mengadakan Temu Pelanggan ( sekitar 3 bulan yang lalu daerah saya kebagian jatah Jadwalnya ) tapi karena kesibukan para pelanggan yang kebetulan memang Temu Pelanggan tersebut diadakan pada saat hari kerja al hasil Sosialisasi sebagian bessar hanya di hadiri ibu ibu dan para pembantu rumah tangga yang hanya secara formalitas memenuhi undangan tersebut.

Jika untuk Kode Tarif B ( Peruntukan Bisnis ) , I (peruntukan Industri ) dan Peruntukan Pemerintahan saya sudah yakin dapat tersosialisasi dengan baik karena memang ada utusan utusan dari pelanggan tersebut yang secara kedinasan di tunjuk oleh atasannya untuk menghadiri undangan sosialisasi. Sebenarnya menurut saya PLN sudah melaksanakan Sosialisasi dengan Maksimal sampai ke akar rumput dan itu memang sudah menjadi kebiasaan PLN di daerah saya sering mendapatkan undangan Temu Pelanggan, karena memang aku ga kemana mana ya sering hadir saja sekaligus mejeng.

Nah ada satu hal pokok yang harus dipahami terlebih dahulu dari Perhitungan Tagihan bulan agustus 2010 sampai dengan bulan seterusnya adalah sebuah semangat bahwa :

Kenaikan Tagihan PLN tidak akan melebihi dari 18% dibandingkan TDL Lama 2004

Penurunan Tahigan PLN tidak akan kurang dari -18% dibandingkan TDL Lama 2004

Dengan demikian terdapat Capping 18 antara 82% sampai dengan 118 %

Artinya jika perhitungan TDL 2010 dibanding TDL Lama hasilnya kurang dari 82% makan ditagihkan 82% dan Jika perhitungan TDL 2010 dibanding TDL Lama hasilnya lebih dari 118% makan ditagihkan 118%.

Contoh :

  • Jika perhitungan berdasar TDL 2010 adalah Rp. 100.000 ,- dan Perhitungan Berdasar TDL Lama RP. 75.000 ,- jika dibandingan TDL 2010 dan TDL Lama 2004 maka : ( 10000/75000 ) *100% = 133,33% ini berarti melebihi 118% maka ditagihkan :118%*Tagihan Sesuai TDL Lama 2004 = 118%*Rp. 75.000,- = Rp. 88. 500,-
  • Jika perhitungan berdasar TDL 2010 adalah Rp. 20.000 ,- dan Perhitungan Berdasar TDL Lama RP. 75.000 ,- jika dibandingan TDL 2010 dan TDL Lama 2004 maka: ( 20000/75000 ) *100% = 26.66% ini berarti lebih kurang dari 82% maka ditagihkan :82%*Tagihan Sesuai TDL Lama 2004 = 82%*Rp. 75.000,- = Rp. 61.500,-
  • Jika perhitungan berdasarkan TDL 2010 masih dalam range antara 82% sampai dengan 118 % maka ditagihkan sesuai perhitungan TDL 2010

Satu hal yang berubah lagi adalah tidak adanya biaya abodemen / Biaya benan melainkan ada Rekening Minimum 40 Jam nyala. Artinya jika pemakaian dibawah 40 jam nyala maka akan dikenakan Tagihan 40 jam nyala, jika lebih dihitung sesduai dengan tarif per Blok nya.

Rumus :

Jam nyala = kwh / (daya/1000)

Untuk menghutung berapa KWH 40 jam kita bisa menggunakan Rumus :

(Daya/1000)*40

jika daya anda 2200 maka Kwh 40 jam nyalanya = 2.2*40 = 88 Kwh, nah dari sini sebagai Rekening Minimum (RM) tang ditagihkan jika pemakain anda pada daya 2200 adalah 88 Kwh.

Bagaimana simulasinya ?

Sebetulnya saya sudah menyediakan file simulasi dengan menggunaka Exel masih secara sederhana tapi lumayan membantu sih nanti saya lampirkan dalam link download.

Contoh :

Diketahui :

Daya TErpasang = 2200

Kode Tarif =R1

Stan Meter Bulan Lalu = 65420

Stan Meter Dicatat Bulan Ini = 65610

Berapa Tagihan LIstrik BUlan ini ?

Jawab :

Pertama adalah Kita cari KWH nya :

65610 65420= 190 KWH

Baru kita hitung Pemakain TDL 2004 dan TDL 2010

sim-tdl

Gambar diatas adalah data pelanggan dan tariff yang dikanakannya, Lwbp adalah biaya Blok 1 untuk Tarif Rumah Tangga, WBP adalah Blok 2 untuk Tarif Rumah Tangga, Kvarh adalah Blok 3 untuk Tarif Rumah tangga. LWBP , WBP dan KVARH adalah jenis jenis tariff yang di berlakukan untuk Tarif Bisnis dan Industri. Lwbp adalah Luar Waktu Beban Puncak, WBP adalah Waktu beban Puncak, dan KVARH adalah Pinalti daya semu jika Pemakain daya Semu melegihi 62% KWH atau LWBP+WBP. Saya tidak membahas lebih ditil lagi karena saya hanya akan membahas Untuk Tarif Rumah Tangga. Tapi jika tertarik bias mehhubungi saya dan tinggalkan ALamat email mudah mudahan saya bias mengirimkan simulasinya dalam bentuk Execl.

Mari kembali ke perhitungan

Berikut simulasinya untuk Tagihan PLN Berdasar TDL 2010

tdl-2010

Beruikut adalah PErhitungan berdasarkan Tagihan TDL 2004

tdl-2004

Nah ketemu bukan tagihan Sesuai dengan TDL 2004 dan 2010

TDL 2010 : Rp. 151.050

TDL 2004 : Rp. 156.070

Langkah selanjutnya adalah kita bandingkan tagihan 2010 terhadao 2004

Hasilnya seperti ini

Rp. 151.050 / Rp. 156.070 = 96.67 % maka ditagihkan sesuai TDL 2010 = Rp. 151.050 untuk rupiah tagihan PLN atau Pemakaian tenaga listrik nya.

Tapi tunggu dulu masih ada tagihan untuk Pajak Penerangan Jalan sebesar 3% dari Pemakaian Tenaga Listrik yaitu : Rp. 4.530,-

Jadi tagihan anda adalah :

Rp. 151.050 (Penakaian Tenaga Listrik ) + Rp. 4.530,- ( Pajak Peneranganb Jalan )=Rp. 155.580,-

Mudah Bukan ?? Setidaknya kita bias bersiasat untuk memakai tenaga listrik supaya tidak menjadi terlalu mahan dengan melakukan kira kira ( kalo bisa sih heheheheh )

saya sertakan File exelnya silahkan download ya cuma 9kb

UPDATE KEBIJAKAN BARU

Tulisan Berkaitan dengan Hal diatas :

Tagihan Listrik


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Fark
  • Furl
  • MisterWong
  • MySpace
  • Slashdot
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Comments



52 Comments so far

  1.    Iwan Kurniawan on Oktober 6, 2010 01:02

    Terimakasih info berharganya…saat ini saya ada tugas kuliah tentang Audit Energi…nah saya diminta untuk tahu cara menghitung rekening listrik untuk Rumah Tangga dan Industri.
    Saya berterimakasih sekali dengan adanya info di website ini.Jika tidak keberatan,saya mohon bantuannya agar dikirimkan ke email saya cara menghitung rekening listrik untuk Industri.
    Terimakasih atas bantuannya.

    Iwan K

  2.    Anna on Oktober 6, 2010 11:56

    Ini artikel yg sangat bagus..tp tolong apa filenya bisa diupload selain ziddu (alternatif site) karena antivirus sy memblok aksesk ke website ziddu..Thanks

  3.    SUPRIADI on Oktober 6, 2010 17:20

    saya mau tanya cara menghitung tagihan listrik, dengan data.
    TARIF 13 G
    DAYA 2180 KVA
    JAM NYALA 59.88 JAM
    STAND AKHIR 335830
    STAND AWAL 316190

    TOLONG AJARKAN SAYA CARA MENGHITUNG BESARNYA TAGIHAN. SAYA BUTUH BANGET CARANYA, MINTA TOLONG KALAU BISA DALAM FORMAT EXCEL
    TERIMA KASIH BANYAK

  4.    wardz on Oktober 6, 2010 20:25

    @SUPRIYADI : Pak dayatanya kurang
    Faktor Meter dan Faktor Rugi trafo belum ada
    setau saya untuk menghitung KWH nya :
    (STAND AKHIR - STAND AWAL ) * Faktor Meter * Faktor Rugi Trafo

    terus untuk Luar Waktu Beban Puncak ( LWBP ) , Waktu Beban Puncak ( WBP ) dan KVarh nya masing masing ada angka stannya , yang bapak kasih mungkin hanya stan LWBP saja
    demikian terimakasih
    saya buatkan SImulasinya di halaman lain pak
    ini baru saya mulai tulisnya

  5.    wardz on Oktober 6, 2010 20:26

    @Anna : saya kirim email saja
    @ Iwan Kurniawan : saya buat di halaman lain ya…

  6.    SUPRIADI on Oktober 7, 2010 08:16

    Selamat pagi,

    Maaf memang betul datanya kurang, ini data lengkapnya :
    1. tarif/daya : 13 G / 2180 kVA
    2. FK kWh/KVarh/FRT : 3000/3000/1
    3. Jam nyala/Faktor K : 59.88/1.5
    4. ST. Meter Akhir (01/10/2010) :
    LWBP : 335.830, WBP : 67.530, KVARH : 158.630
    5. ST Meter Awal (01/09/2010) :
    LWBP : 316.190, WBP : 63.300, KVARH : 149.320

    Sekali lagi saya butuh sekali pak simulasi bentuk excelnya, terima kasih banyak saya haturkan.

    salam,

    Supriadi

  7.    wardz on Oktober 7, 2010 12:31

    Bapak coba comment sekali lagi kasih alamat email yang beneran dan jangan salah ketik pak emailnya.
    saya kemarin sudah coba kirim email tapi gagal
    mungkin salah atau salah ketik alamat emailnyanya bapak

  8.    denny on Oktober 26, 2010 09:11

    pak saya bisa minta tolong kirimkan file excel perhitungan untuk industri ke d_nydw@yahoo.com?

    saya ingin menghitung biaya listrik industri tetapi apakah saya harus lihat meteran listrik selama pemakaian sebulan dulu?adakah cara lain untuk mengetahui WBP,LWBP dll tanpa hrs nanya ke PLN nya atau lihat meteran selama sebulan?terima kasih

  9.    wardz on Oktober 26, 2010 18:53

    angka meter itu di catat oleh PLN secara manual beserta berita acara pencatatan, disana ada angka stan meter bulan lalu dan bulan ini. untuk mngetahui angkanya anda bisa lihat di berita acara itu atau tanya langsung ke PLN.
    Ada juga angka meter dikirim dari Automatic Meter Reading anda yang dipasang meter listrik jika anda menggunkan Meter AMR, pengiriman melaui jaringan INternet lewat kabel optik. diterima langsung Oleh PLN melalui sistem yang dia punya yang ini lebih real time. anda jiga bisa minta data histori pemakaian anda tiap bulannya.

    Nanti FIle execlnya saya cari, seingat saya masih ada , tolong ingatkan saya kalo lupa.

  10.    kariman on Oktober 27, 2010 10:29

    Kepada Yth.

    Bp. Nara Sumber

    Mohon bantuannya untuk menghitung (estimasi)biaya listrik dengan kapasitas daya 800 kVA untuk sebuah bangunan hotel yang rencana desember 2010 akan opening. saya ingin membandingkan biaya listrik antara saya menggunakan genset dengan saya menggunakan PLN.untuk biaya operasional genset sudah bisa saya hitung, sedangkan untuk biaya listrik PLN saya tidak tahu cara menghitungnya.

    Demikian saya sampaikan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    Salam
    Kariman

  11.    agung indrawan on Oktober 27, 2010 13:53

    tolong dong buat kan cara perhitungan untuk tagihan PJU dengan daya 7700 Va dan 11000 Va.

  12.    Kang Yudhie on Oktober 27, 2010 21:32

    wah.. banyak orderan nieh sob…???

  13.    wardz on Oktober 28, 2010 09:18

    #bp. kariman…

    Bp. Nara Sumber >>> hhehehhe sayang sekali bapak tidak bisa melihat wajah cantik saya.

    sayang bapak tidak kasih data lengkap nya,
    minimal Faktor Meter dan Faktor Rugi Trafonya.
    kalo masalah pemakaian bisa di setarakan dengan Jam Nyala.
    800 KVA peruntukan Hotel jadi kira kira tarif Bapak B3.
    atau begini saja saya bikin COntoh perhitungan untuk Peruntukan Bisnis Besar ( B3 ) pada postingan / halaman lain ya Pak….

  14.    widodo on Nopember 10, 2010 11:05

    salam kenal Mas…bermanfaat sekali saya membaca artikel simulasi diatas..namun jika tidak berkeberatan mohon dikirimkan atau di share buat golongan industri saya mendapatkan kesulitan karena banyak parameter yang harus dilihat…Saya ucapkan terimakasih sesudah & sebelumnya…( scwe2do at yahoo.com)

  15.    wardz on Nopember 10, 2010 11:18

    # bapak widodo hhehehhe sayang sekali bapak tidak bisa melihat wajah cantik saya.

    untuk perhitungan Industri saya sudah bikin di
    http://wardz.blogdetik.com/tdl-2010-simulasi-perhitungan-listrik-tarif-b3/

    coba buka buka dulu disana bapak
    mudah mudahan bisa jelas banget
    dan misawl ada yang mita di hitungkan bisa kirim datanya ke blog ini nanti saya bantu

  16.    Widi on Nopember 12, 2010 23:40

    pak Wardz, terima kasih untuk info yang sangat berharganya.
    saya mau tanya, kalau di excel yang bapak kasih, untuk golongan R1, ada penambahan biaya RP.ANGSURAN - Rp 60925. Ini biaya apa ya pak? saya coba hitung tarif yang saya bayar dengan excelnya, cukup mendekati, tetapi tidak 100% tepat. Dari mana kita bisa mengetahui biaya LWBP nya? apakah berbeda2 untuk nilai daya yang berbeda?
    Terima kasih

  17.    wardz on Nopember 15, 2010 18:07

    #WIDI :
    biaya angsuran di kenakan kpada pelanggan yang keberatan di saat bayar rekening listrik, atau denda akibat pencurian listrik yang dia lakukan dan minta di cicil dalam sekian bulan, maka tiap bulannya di sertakan dalam tagihan listrik begitu …

    LWBP dan WBP menurut catatan saya berbeda untuk setiap tarif nya, bukan pada setiap dayanya.

    semoga memuaskan

  18.    irnawanlu on Nopember 25, 2010 20:32

    Bapak nara sumber saya mau bertanya digedung saya memakai daya listrik 2000 kva tarif b3 sedangkan daya tsb kita pakai untuk mensuplai 1500 pemilik kios dengan daya cuma 450 watt, supaya bisa balan tarif mana yg bisa kita gunakan,dan gimana cara menhitungnya…terima kasih

  19.    wardz on Nopember 26, 2010 09:39

    dear bapak irnawanlu
    sedikit koreksi ya pak jangan panggil saya bapak deh …
    saya sarankan baca dulu beberapa tulisan saya biar bapak tau saya ini bapak bapak atau gadis belia nan cantik jelita tiada tara bak kembang desa yang selalu dipuja oleh para pria perkasa yang pasti jatuh cinta saat pandangan pertama. hehehehehh :)

    jika benar apa yang saya tangpak dari pertanyaan bapak saya bisa sawab begini :
    Penggunaan tarif supaya balance kenakan tarif bisnis
    jadi hitung dengan tarif B1 daya 450
    selanjutnya panatau pemakaian listrik pada kios dalam sehari menggunakan berapa jam biasanya dihitung 12 jam sehari. jadi pemakain mereka masing masing :
    12 jam x 30 hari = 360 jam nyala
    hitung KWH nya 360 x ( 450 /1000 ) = 162 KWH
    disini kuncinya pak :
    PLN mengenaka 2 macam tarif :
    I. 800 untuk tarif siang dan II. 1200 untuk tarif malam.
    jika bapak kenakan tarif malam kalikan saja 162 x rp.1200 = rp. 194.400 ,-
    maka untuk 1500 kios manjadi = Rp. 194,400,000.00

    jika bapak kenakan terif siang : kalikan saja 162 x Rp. 800 = rp. 129.600 ,-
    maka untuk 1500 kios manjadi = Rp. 291,600,000.00

    atau bapak bisa kenakan harga tertinggi untuk layanan khusus PLN per kwh nya 1420. jadi hitung 162 x rp. 1450 = rp. 234.900 ,-
    maka untuk 1500 kios manjadi = rp. 352,350,000.00

    bapak bisa kenakan salah satu untuk kepentingan bisnis bapak.
    sekarang evaluasikan dengan biaya bapak bulanan ke PLN selama ini. silahkan buka cara menghitung estimasi pembayaran listrik di tulisan saya yang lain
    disini pak :
    http://wardz.blogdetik.com/tdl-2010-simulasi-perhitungan-listrik-tarif-b3/

    semoga memuaskan

  20.    Slamet on Desember 19, 2010 01:24

    Aku cek tagihan listrik untuk bulan sekarang,desember 2010,kok selalu belum tersedia,kalo yang tahun lalu apa gunanya bsa di update?
    Ada yang bsa bntu gak?

    >> waduh bapak saya juga ndak tau saya bukan pegawai PLN hehehehhehe

  21.    Simatupang on Desember 20, 2010 15:02

    Sudah saatnya MONOPOLI dihapuskan, karena hanya merugikan rakyat, pejabat-pejabat di BUMN monopoli juga tidak profesional kerja ,korup.

    harus ada perusahaan tandingan untuk kompetisi dengan PLN, hapuskan kesewenang-wenangan dan Monopoli PLN.

    saya ambil contoh, dulu Telekomunikasi kita hanya Telkomsel, saat itu telkomsel memonopoli dan harga sewenang2 mereka.

    coba lihat sekarang,karena adanya kompetisi TELKOMSEL,XL , INDOSAT, THREE, dll ,masyarakat juga yang merasakan hikmahnya.

    juga dengan kompetisi, perusahaan akan meningkatkan kinerja mereka otomatis untuk bersaing.

    kalau PLN ??? meskipun sumber daya yang menguasai hayat hidup orang banyak, tapi sesuai dinamika zaman, sudah salah kaprah membiarkan PLN melakukan praktek MONOPOLI.

    dengan ini saya mengajak :
    Dukung PETISI HAPUSKAN PRAKTEK MONOPOLI PLN di Facebook.

    demi persaingan dan kinerja PLN yang sehat

  22.    nina mar on Desember 20, 2010 16:30

    @Simatupang :
    MENARIK KAWAN!!
    tapi aku bukan orang PLN.
    apa konsep yang kamu tawarkan ?
    sesuai dengan semangat bahwa sumber daya yang menguasai hayat hidup orang banyak di kelola negara untuk kemakmuran rakyat.
    Khusus dalam energi listrik, Pengelolaan pemerintah harus bagaimana?
    Aku juga ingin tau beda Energi listrik dan Telekomunikasi dalam hal Utilitas dan kemanfaatan untuk Rakyat.
    Trus apa definisi rakyat menurut kamu ?

  23.    Rodeztyan on Desember 26, 2010 13:33

    Pak, saya minta perhitungan detailnya y..
    ingin saya tau lebih banyak soalnya.. terimakasih..

    email saya zedor_ezt@yahoo.com

  24.    reskita on Desember 29, 2010 12:05

    Asslmkm…, salam kenal. Sangat bermanfaat sekali membaca informasi yg ada di artikel ini.

    Siang ini saya kaget sekali mendengar suami mengatakan, kalo tagihan listrik kami untuk bln november & desember 2010 ini Rp.2.082.000,-. Memang sih ada keterlambatan kami utk membayar pada bln november. Biasanya kami normal bayar tagihan listrik tiap bln berkisar Rp.500.000,-, karena kami juga membuka warnet dirumah. Tapi kok 2 bln ini naiknya drastis sekali ya. Kemungkinan besok baru bayar tagihannya.

    Kalo saya sendiri untuk menghitung sesuai contoh yg diatas belum mengerti sekali:). Tarif/daya listrik : R2 / 3500 VA.

    Sebelumnya terimakasih ya Pak…

  25.    arick untung on Desember 30, 2010 01:32

    met malem…..
    mf sebelumnya mungkin dikarenakan saya msih dini dan baru bljr usaha dan juga baru bulan kemaren saya bergabung dgn AKSES+,.. saya buka loket pembayaran listrik dirmh…sering saya di tanya pelanggan. “KENAPA KO BLN INI TAGIAHAN SAYA NAIK KENAPA…??? jjr say belum tau utk menerangkannya KENAPA dan BAGAIMANA menjelaskannnya ke pelanggan.tolong bantu saya,kasih tau saya.cara menjelaskan dan pengitungan (kWh) dan Tarif’y

    tks….atas ilmu’y yg sudi berbagi dgn saya

  26.    arick untung on Desember 30, 2010 01:38

    toooooooooooolooooong……….
    kasih saya tips, biar usaha saya MAJU DAN BERKEMANG
    bersama AKSES+…………..

    tks……….

  27.    wardz on Desember 30, 2010 03:12

    @arick Untung :
    AKSES+ ya ? saya sebenarnya ga pernah tau menau mengenai loket listrik Di PLN hanya saja setau saya ketika saya bayar listrik itu cetakan kuitansinya sudah bukan PLN lagi, malainkan mitra PLN yang menyediakan akses untuk pembayaran rekening listrik melalui Online Bank. jadi loket anda sudah tidak ada hubungan secara langsung dengan PLN melainkanmelalui mitra PLN tersebut.

    jika ada pelanggan yang tiba tiba tagihannya mahal , coba tanyakan Pemakainan KHW bulan ini dan bulan lalu bandingkan ( bisasanya tercetak di kuitansi pembayarannya di setiap bulannya)
    jika memang pelanggan masih kurang puas coba arahkan saja untuk datang ke Kantor PLN untuk mengajukan keluhan pelanggan biasanya langsung direspon cepat kok saya pernah juga.

    TIPS biar penghasilan banyak :
    Tawarkan service eksta kepada pelanggan PLN dengan anda pro aktif misalnya :
    1. layani pembayaran panggilan door to door, caranya bkin pengumuman di loket ” Kami melayani panggilan pembayaran Rekening Listrik Jam 17.00 - 22.00 hub: 081xxxxxxx

    di situ tentukan ongkos nya setip pelanggan dikenakan biaya tambahan 5000 misalnya
    saya pikir 5000 ga mahal kok, saya sekarang kalo bayar listrik mendingan telpun begitu daripada dulu saya internet banking

    2. Cari tempat strategis buka loket tambahan untuk awalan cukup 3-5 loket dan cari karyawan yang dipercaya dan mendingan anda menggaji karyawan kepercayaan anda , perhitungkan dengan penghasilan loket anda dari admin bank yang anda peroleh per rekining listriknya.

    3. Serius dan ulet investasikan kembali penghasilan anda.

    semoga sukses

  28.    end on Januari 14, 2011 14:46

    sharing yg bagus & sungguh bermanfaat…salam kenal bt nona wardz, gadis belia nan cantik jelita tiada tara bak kembang desa yang selalu dipuja oleh para pria perkasa yang pasti jatuh cinta saat pandangan pertama….hehe…
    tolongin ane y wardz, bt simulasi perhitungan TDL sblm dan ssudah berlaku SK MEN ESDM ttg capping, utk instansi pemerintah : (sblm nya thanks buaanget….)
    spesifikasi datanya :
    Tarif/Daya = P1/197KVA
    FK kWh = 60

  29.    MUH.TAHIR on Februari 2, 2011 22:48

    Met malam nona cantik nan jelita…
    mohon bantuannya mbak, saya ada rncana mendirikan usaha pabrik dibidang peternakan. dari produsen alatnya sy diminta menyiapkan sumber listrik 80 KVA atau 80.000 watt. jika alat tersebut difungsikan semua daya yg terpakai hanya sekitar 70.000 watt (perhitungan produsen). berapa kira2 biaya yg sy keluarkan jika setiap hari pemakain hanya 8 jam kerja dengan mengabaikan tarif beban puncak karna pemakain hanya mulai pagi sampai sore hari. Informasi ini sangat sy perlukan untuk membandingkan jika menggunakan genzet. terima kasih. email sy cowboy69mks@yahoo.co.id

  30.    Free Ebook on Februari 3, 2011 03:01

    @MUH.TAHIR
    kaloau hanya 70KV kebutuhannya , pasang saya daya 77KVA kalao ke 80 kva sepertinya ga ada , setau saya 84.5 kva dari segi biaya pemasangan listriknya lebih murah 77KVA.
    kalau anda jatuh ke pemborong biasanya bisa samapai 900 rupiah - 1000 rupiah , silahkan hitung sendiri selisih per dayanya.

    nah anda memasang daya 77kva dengan asumsi 8 jam / hari berarti hitung saja begini ;
    pasang Tarif Bisnis ( setau saya pembiakan dan pembesaran / penggemukan termasuk dalam tarif bisnis ) atau jika anda punya ijin industri anda bisa pasang Tarif industri.

    8 jam x 30 hari = 240 jam nyala
    pemakain Luar Waktu Beban PUncak : 240 x 77 = 18.480 KWH
    rupiah pemakaian : 18480 x 800 = 14784000
    jika tarif bisnis perkalian 800 / kwh , jika Industri x 795 )

    ketemu sudah biaya pemakian listrik anda = Rp. 14.784.000
    tambah : 3% x 14784000 = Rp. 443.520 ( PPJ )
    tambah materai : rp. 6.000
    tambah 4000 biaya invoice
    jadi tial nya = RP.15.237.520
    ketemu sudah estimasinya

    semoga bermanfaat bapak ….

  31.    MUH.TAHIR on Februari 3, 2011 20:15

    Terima kasih informasinya Mbak, penjelasannya sangat bermanfaat.

    Trims..

  32.    Mawar on Februari 19, 2011 11:17

    Mbak…tolong dikirimi via email dong mbak simulasi versi excel nya dong mbak agar saya bisa cek terus tagihan rek saya.
    Trm ksh

  33.    Mawar on Februari 19, 2011 11:24

    Minta file excellnya dong pak yang sudah ada rumusnya
    Tks
    Mawar

  34.    fathur on Maret 2, 2011 09:36

    tolong dunk jelasin definisi jam nyala?
    Makasih ya sis

  35.    Dicky Ade Dharma on Maret 8, 2011 08:37

    Mohon dikirmkan file excellnya dong pak yang sudah ada rumusnya.
    Terima kasih

  36.    Jimmy on Mei 27, 2011 09:26

    Pak, saya mau menghitung Harga Pokok Penjualan suatu produk, jadi salah satu komponen biaya adalah beban listrik. jika saya menjumlah semua daya maupun kwh semua peralatan mesin produksi yang terpasang maka bagaimana menghitung bebean listrik terpasang jika rata-rata produksi adalah 7 jam kerja. Bisa kasih saya contoh perhitungan tagihan listrik untuk industri.

    Terimakasih

  37.    aang on Juni 17, 2011 13:05

    Selamat Siang ibu/mbak…
    Klo kita melihat TDL PLN untuk tarif listrik B2,disana ada faktor H1 dan H2, dimana H1 adalah Persentase batas hemat terhadap jam nyala rata-rata nasional x daya tersambung (kVA).maksudnya apa ya? berpengaruh pada biaya pemakaian soalnya…
    Kemudian perhitungan biaya bebannya bagaimana caranya?
    Terima kasih banyak nona yg cantik…

  38.    tomy on Juli 7, 2011 15:54

    Selamat sore bapak/ibu
    Bisa kirimkan cara perhitungan tarif listrik untuk golongan B2 dalam format excellnya?

    terima kasih

  39.    ovie on Juli 9, 2011 11:28

    selamat siang,
    Saya tinggal diruko ( dgn daya 1300 ) bisa minta tlg kirimkan simulasinya untuk perhitungan tagihan listrik saya.
    email saya nofree.tanjung@gmail.com

    terim kasih,
    ovie

  40.    yoga on Agustus 1, 2011 12:32

    selamat siang mbak/ibu

    saya minta tolong dikirimkan simulasi dalam bentuk excel yang sudah ada rumusnya untuk perhitungan tarif golongan B2.

    terima kasih sebelunmnya.

    Yoga

  41.    maulana on Agustus 2, 2011 10:31

    saya mohon bantuanna, untuk menghitung biaya pemakaian Listrik 23000 watt, dengan alat yg dipakai antara lain Ac I pk, Komputer 2 Unit Alat tersebut standby 24 jam. dengan besar ruangan kira2 3 x 6,5 M3. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    Maulana

  42.    Ade on Agustus 7, 2011 23:58

    sbelumnya trimaksih mba, artikelnya bagus bangat
    saya minta tolong hitungin listrik kostan saya mba,,

    curhat dikit: ada 8 kamar yg kepake cuma 6 kamar, pemakaian sama smua, (6 koputer @ 500-550 Watt, 6 dispenser@ 300 watt, 4 raiskuker mini@ 350 Watt Masak , 43 Watt Hangat , 2 kipas angin @ 35 watt, 1 buah TV @ 30 watt dan 1 buah pompa air @ ga tau brapa watt) = tiap bulan tagian listrik kita segini 450-540 ribu,, itu bnar ga?? Mohon bantuannya

  43.    Ade on Agustus 8, 2011 00:11

    Trima kasih dah keluarin saya dari masalah

  44.    free ebook on Agustus 8, 2011 08:29

    kebutuhan anda minimal dalam daya 2200
    tagihan hanya sebesar 500 an ribu sudah lumayan irit jika dilihat dari perabotan yang ada

  45.    orang bingung on September 11, 2011 17:29

    Mohn bantuannya,

    mau tanya maksudnya B1, B2 di TDL itu apa?
    B1 itu kalo sebelum 80 jam nyala ya?
    kalo B2 itu setelah 80 jam nyala ya?
    kalo TDL yang paling murah untuk 6600 apa seperti ini?

    R3(890) < B2(B1:900, B2:1380) < I1(915)

    atau I1 malah lebih murah drpada B2 ya karena tidak ada pembagian blok?
    terima kasih banyak ya atas bantuannya

  46.    Bambang Rusbianto on Oktober 11, 2011 13:09

    Pak tolong kirim juga excelnya ke email saya di atas. Tks a lot Pak…

    Hormat Saya,

    Bambang Rusbianto, Ir.

  47.    Aman on Oktober 24, 2011 05:56

    Mas tlg hitung byr beda2 bln 8 pemakain 5394-05733 rp 197346 bl 9 5733-6061 rp 195956 dan bln 10 ni 6061-6421 rp 198900 apkh sdh benar mas daya r1m/900va ?tlg mas tq

  48.    buddy on Nopember 12, 2011 08:54

    terima kasih atas bantuaany
    saya tertarik untuk lebih tau tentang KVAR
    dimanakah letak pengaruh KVAR dalam perhitungan pemakaian listrik?
    mhon pencerahannya
    klo bisa saya mnta simulasiny dalam bentuk excel untuk biaya dengan KVAR
    mhon bantuaanya…
    email :: sa_izo_qu@yahoo.com

    terimakasih

  49.    sekar ayu on Desember 26, 2011 18:27

    mbak saya mau nanya, kalau saya diminta menghitung biaya tapi hanya dari pemakaian lampu saja itu bsa nggak ya mbak?
    beban 345 kva
    jumlah lampu 62 buah @40 watt
    terima kasih

  50.    Free Ebook on Desember 27, 2011 00:50

    iya bisa saja
    saya hitung 1 lampu saja ya dalam 40 watt

    maka hitung kWh perjamnya : 0.040 kWh
    per harinya 0.040 kWh x 24 jam = 0.96 kWh
    perbulannya 0.96 kWh x 30 hari = 28.8 kWh
    (perhitungan tsb jika lampu menyala 24 jam tanpa dimatikan sama sekali )

    nah untuk tau biaya / kwh nya pada daya 345 KVa, itu tergantung jenis tarif nya jika tarif nya bisnis ( daya 345 KVa masuk di tarif B3)
    per kwh nya (rp):
    800 untuk pemakainan siang
    1600 untuk pemakaian malam.

    jika tarifnya industri ( I3 )
    perkwh nya (rp) :
    680 untuk pemakaian siang
    1360 untuk pemakaian malam

    silahkan anda sesuaikan dengan tarif yang anda gunakan
    pemakainama malam berarti jam 18.00 - jam 22.00
    selebihnya dianggap pemakainan siang

    saya berikan contoh jika trif anda bisnis

    hitung dulu pemakaian malam :
    18.00 - jam 22.00 berarti 4 jam / hari , maka
    4 x 0.040 kWh = 0.16 kWh dalam sehari
    sebulan 0.16 kWh x 30 = 4.8 kWh
    jadi rupiah malam nya = 4.8 x 1600 = rp. 7680

    sekarang hitung pemakaian siang :
    24 jam - 4 jam pemaiakn malam = 20 jam
    20 x 0.040 kWh = 0.8 kWh / ha ri
    jadi sebulan 0.8 kWh x 30 = 24 kWh
    jadi rupiah siang = 24 x 800 = 19200

    total rupiah siang dan malam = 19200 + 7680 = rp. 26.880

    jika 60 lampu = 60 x 26.880 = rp. 1.612.800 ,-

    semoga membantu dalam memudahkan efisiensi energi listrik
    salam
    wardz

  51.    Free Ebook on Desember 27, 2011 00:56

    KVARH adalam pemakaian daya semu
    yang diakibatkan oleh induksi perangkat elektrik
    di hitung hanya jiaka pemakaian daya semu melebihi 62 % dari pemakaian LWBP dan WBP

  52.    Free Ebook on Desember 27, 2011 01:05

    maksudnya B1, B2 di TDL itu apa?
    itu jenis pemanfaatan listrik
    jadi di bedakan dalam tarif
    jika pemanfaatan untuk bisnis tarifnya B , untuk Industri tarif nya I, rumah tangga R, sosial S, golongan pemerintah P

Name (wajib)

Email (wajib)

Situs web

Speak your mind


  • Kategori

  • Sponsor

  • Last Post

  • Pada Suatu Ketika

    by Sujiwo Tedjo


    Wong takon wosing dur angkoro


    Antarane riko aku iki


    Sumebar ron ronaning koro


    Janji sabar, sabar sak wetoro wektu


    Kolo mangsane, ni mas ...


    Titi kolo mongso .....


    Pamujiku dibiso


    Sinudo kurban jiwanggo


    Pamungkase kang dur angkoro


    Titi kolo mongso